Hei kalian yang baru saja selesai ujian.
Iya.. kalian dengan ribuan warna-warni dibaju.
Kalian dengan ribuan kata-kata manis jangan berpisah.
Kuatkan hati kalian.
Setahun yang lalu saya pernah diposisi kalian.
Merasa kekuatan pertemanan tidak akan terputus.
Merasa kenangan manis akan selalu besarang dihati.
Bertukar janji manis yang manisnya semanis madu.
"Aku akan selalu mengingatmu"
"Sering-sering berkumpul bersama"
"Waktu tidak akan memisahkan kita"
"Tetap bersama apapun yang terjadi"
Namun apa yang terjadi ?
Sedikit demi sedikit.
Perlahan tapi pasti.
Kalian hilang satu persatu.
Dimana ribuan janji dan kata-kata manis jangan berpisah kalian ?
Rabu, 06 April 2016
Sabtu, 02 April 2016
Kebersamaan
Aku cinta kebersamaan.
Dia cinta kebersamaan.
Mereka cinta kebersamaan.
Bagaimana denganmu ?
Dalam hidup kebersamaan itu perlu.
Bahu-membahu dalam kesusahan.
Bekerja sama mengatasi hal yang sulit.
Sedih bersama namun bahagia setelahnya.
Dengan apa kebersamaan itu ada ?
Terus mencari kawan bukan lawan.
Tetap bersama walaupun terjerat kesibukan.
Komunikasi tidak terputus meskipun kawan jauh disana.
Jangan datang ketika berkali-kali dipanggil.
Datang cukup dengan satu lambaian tangan.
Mungkin kerja lebih penting.
Tapi ingat.. hanya kawan yang bisa mengisi hati.
Bukan satu tapi bersatu jika ingin membantu.
Babak belur tidak masalah.
Asalkan bisa tersenyum bersama.
Meninggalkan kesan bahagia satu sama lain.
Mereka tiada sepipun melanda.
Kenangan akan membuatmu rindu.
Waktu akan membuatmu lelah mencari.
Karena mencari orang yang sama itu mustahil.
Senin, 28 Maret 2016
Reuni!
Sebuah kegiatan dimana orang-orang tertentu yang telah sepakat akan saling bertemu.
Berkumpul bersama bersenda gurau, bercerita pengalaman hidup, bergosip, ataupun membahas sesuatu hal yang penting.
Dimana ketika saling bertemu akan melakukan hal yang bermanfaat, namun bisa juga hal yang kurang bermanfaat.
Namun siapa yang peduli?
Berteman tidak harus selalu sama orang yang baik karena pengalaman pahit lebih banyak pada orang yang "nakal".
Dua tiga orang pertama saling bercerita sembari menunggu kawan.
Adalah hal yang wajar saling bertatap muka dengan memasang wajah heran sembari terus mengingat.
Karena baru pertama kali menghadiri setelah keluar dari "jurang kesibukan".
Satu sama lain saling bercerita, sedangkan kita sibuk memandangi kawan sambil mengingat memori masa lalu.
Tak sengaja pandangan terhenti disalah satu lawan jenis yang menarik perhatian.
Ku mulai blak-blakan walaupun kadang tidak sesuai dengan pembahasan dengan harapan dia melirik ke sumber suara.
Berkumpul bersama bersenda gurau, bercerita pengalaman hidup, bergosip, ataupun membahas sesuatu hal yang penting.
Dimana ketika saling bertemu akan melakukan hal yang bermanfaat, namun bisa juga hal yang kurang bermanfaat.
Namun siapa yang peduli?
Berteman tidak harus selalu sama orang yang baik karena pengalaman pahit lebih banyak pada orang yang "nakal".
Dua tiga orang pertama saling bercerita sembari menunggu kawan.
Adalah hal yang wajar saling bertatap muka dengan memasang wajah heran sembari terus mengingat.
Karena baru pertama kali menghadiri setelah keluar dari "jurang kesibukan".
Satu sama lain saling bercerita, sedangkan kita sibuk memandangi kawan sambil mengingat memori masa lalu.
Tak sengaja pandangan terhenti disalah satu lawan jenis yang menarik perhatian.
Ku mulai blak-blakan walaupun kadang tidak sesuai dengan pembahasan dengan harapan dia melirik ke sumber suara.
Rabu, 14 Januari 2015
Hei Kau!
Kau dengar ceritanya?
Kau tau perasaanya?
Tidak?
Maka berhentilah bersikap seolah kau mengerti.
Apa kau tau yang sebenarnya?
Dia lelah menghadapimu.
Dia lelah menghindarimu.
Dia lelah mengacuhkanmu.
Dengan mudahnya kau berkata mengerti.
Kau tidak tahu.
Dia terus bersembunyi.
Bersembunyi agar kau tidak merasa kesulitan.
Kau berkata mengerti.
Tapi apa yang terjadi?
Kaulah yang sebenarnya dimengerti.
Itulah kenyataan.
Tolong..
Cobalah mengerti.
Pikirkan juga orang lain.
Bukan cuma kau yang ingin dimengerti.
Tidak bisa?
Haruskah ku tunjukkan caranya?
Dengan kekerasan kah?
Agar kepala batumu itu bisa lunak!
Kau tau perasaanya?
Tidak?
Maka berhentilah bersikap seolah kau mengerti.
Apa kau tau yang sebenarnya?
Dia lelah menghadapimu.
Dia lelah menghindarimu.
Dia lelah mengacuhkanmu.
Dengan mudahnya kau berkata mengerti.
Kau tidak tahu.
Dia terus bersembunyi.
Bersembunyi agar kau tidak merasa kesulitan.
Kau berkata mengerti.
Tapi apa yang terjadi?
Kaulah yang sebenarnya dimengerti.
Itulah kenyataan.
Tolong..
Cobalah mengerti.
Pikirkan juga orang lain.
Bukan cuma kau yang ingin dimengerti.
Tidak bisa?
Haruskah ku tunjukkan caranya?
Dengan kekerasan kah?
Agar kepala batumu itu bisa lunak!
Selasa, 06 Januari 2015
Peduli Sesama
Aku tau
aku itu lemah
tak bisa berbuat apa-apa
tak bisa diandalkan
semua yang kulakukan salah
salah di mata semua orang
orang-orang yang telah membenciku
orang-orang yang merasa dirinya lebih pantas
aku bingung
ada apa yang dengan mereka?
apa yang mereka pikirkan?
apa alasan mereka membenciku?
berbuat apa?
aku harus berbuat apa?
tak ada gunanya berdiam diri
membalas pun tak ada gunanya
haruskah ku jelaskan semuanya?
apa itu yang mereka inginkan?
mereka seakan tak pernah mengerti
seolah-olah hanya mereka yang ingin dimengerti
aku ini apa?
sebuah babu kah?
yang seenaknya kau tindas?
tanpa pernah mengerti apa yang ku derita?
harusnya kau sadar
kau itu sama dengan ku
aku sama dengan mu
tidak ada perbedaan
harusnya kau sadar
sadar dengan apa yang terjadi pada dirimu?
harusnya kau peduli dengan dirimu
peduli juga dengan orang disekitarmu
kau punya hati
kau punya perasaan
begitu juga dengan ku
begitu juga dengan mereka
mengertilah mereka
lawanlah ego mu
bunuhlah ia
jauhkan ia dari dirimu
tidak ada yang namanya terlambat
tidak ada yang namanya akhir
tidak ada yang namanya terlanjur
kalau kita ingin berusaha
kita tak pernah tau apa yang akan terjadi
sebelum kita berusaha untuk melakukan
selama kita mempunyai semangat untuk berjuang
kau harus tau..
hal yang sangat buruk kelak bisa jadi yang terbaik
aku itu lemah
tak bisa berbuat apa-apa
tak bisa diandalkan
semua yang kulakukan salah
salah di mata semua orang
orang-orang yang telah membenciku
orang-orang yang merasa dirinya lebih pantas
aku bingung
ada apa yang dengan mereka?
apa yang mereka pikirkan?
apa alasan mereka membenciku?
berbuat apa?
aku harus berbuat apa?
tak ada gunanya berdiam diri
membalas pun tak ada gunanya
haruskah ku jelaskan semuanya?
apa itu yang mereka inginkan?
mereka seakan tak pernah mengerti
seolah-olah hanya mereka yang ingin dimengerti
aku ini apa?
sebuah babu kah?
yang seenaknya kau tindas?
tanpa pernah mengerti apa yang ku derita?
harusnya kau sadar
kau itu sama dengan ku
aku sama dengan mu
tidak ada perbedaan
harusnya kau sadar
sadar dengan apa yang terjadi pada dirimu?
harusnya kau peduli dengan dirimu
peduli juga dengan orang disekitarmu
kau punya hati
kau punya perasaan
begitu juga dengan ku
begitu juga dengan mereka
mengertilah mereka
lawanlah ego mu
bunuhlah ia
jauhkan ia dari dirimu
tidak ada yang namanya terlambat
tidak ada yang namanya akhir
tidak ada yang namanya terlanjur
kalau kita ingin berusaha
kita tak pernah tau apa yang akan terjadi
sebelum kita berusaha untuk melakukan
selama kita mempunyai semangat untuk berjuang
kau harus tau..
hal yang sangat buruk kelak bisa jadi yang terbaik
Rabu, 15 Januari 2014
Orang Tua
Dua insan yang selalu ada.
Dua insan yang setia kepadamu.
Yang tak kenal lelah.
Yang tak kenal putus asa.
Kau tak tahu..
Betapa keras perjuangan mereka.
Bekerja tiada henti.
Hanya untuk membuatmu senang.
Sementara itu..
Kau hanya menghabiskan uang.
Uang hasil jerih payah mereka.
Kau gunakan uang itu dijalan yang salah.
Kau tak mengingat betapa sulitnya mereka mendapatkan uang.
Namun..
Suatu saat kau akan tersadar.
Tersadar disaat mereka sudah tiada lagi.Disaat kau tak bisa merasakan belaian tangan mereka.
Disaat kau tak bisa berbicara lagi kepada mereka.
Disaat kau tak bisa mendapatkan kasih sayang mereka.
Akan terbayanglah dipikiranmu.
Apa yang telah kau lakukan selama ini ?
Apa yang kau lakukan untuk mereka ?
Apa yang telah kau berikan kepada mereka ?
Tak ada lagi yang dapat kau perbuat.
Tak ada gunanya engkau meraung-raung.
Tak ada gunanya kau menyesali perbuatan yang telah kau lakukan.
Ingatlah..
Orang tua tak mau melihat anaknya menderita.
Kepedihan yang mereka sembunyikan tak akan pernah kau ketahui.
Cintailah orang tuamu.
Sayangi mereka.
Jagalah mereka dengan baik.
Seakan-akan saat itulah kau terakhir kali melihatnya
Dua insan yang setia kepadamu.
Yang tak kenal lelah.
Yang tak kenal putus asa.
Kau tak tahu..
Betapa keras perjuangan mereka.
Bekerja tiada henti.
Hanya untuk membuatmu senang.
Sementara itu..
Kau hanya menghabiskan uang.
Uang hasil jerih payah mereka.
Kau gunakan uang itu dijalan yang salah.
Kau tak mengingat betapa sulitnya mereka mendapatkan uang.
Namun..
Suatu saat kau akan tersadar.
Tersadar disaat mereka sudah tiada lagi.Disaat kau tak bisa merasakan belaian tangan mereka.
Disaat kau tak bisa berbicara lagi kepada mereka.
Disaat kau tak bisa mendapatkan kasih sayang mereka.
Akan terbayanglah dipikiranmu.
Apa yang telah kau lakukan selama ini ?
Apa yang kau lakukan untuk mereka ?
Apa yang telah kau berikan kepada mereka ?
Tak ada lagi yang dapat kau perbuat.
Tak ada gunanya engkau meraung-raung.
Tak ada gunanya kau menyesali perbuatan yang telah kau lakukan.
Ingatlah..
Orang tua tak mau melihat anaknya menderita.
Kepedihan yang mereka sembunyikan tak akan pernah kau ketahui.
Cintailah orang tuamu.
Sayangi mereka.
Jagalah mereka dengan baik.
Seakan-akan saat itulah kau terakhir kali melihatnya
Selasa, 26 November 2013
Merenung Sendiri
Saat ku sendiri..
Ku kembali mengingat masa lalu
Masa lalu yang suram
Penuh dengan kesedihan
Masa lalu..
Canda dan tawa tak teringat olehku
Ku ingin menjadi seorang yang penuh dengan keceriaan
Ku ingin menjadi seorang yang memiliki banyak teman
Namun,, ku selalu terhalang
Terhalang dengan masa lalu yang suram itu
Kadang ku merasa tak ada gunanya lagi aku hidup
Sungguh menyakitkan hidup dengan masa lalu yang suram
Tidak ada gunanya berusaha..
Berusaha membutuhkan pengetahuan
Pengetahuan ada pada masa lalu..
Tapi sulit dengan masa lalu yang suram
Ku mulai tersadar..
Banyak hal yang harus ku kerjakan
Banyak tanggung jawab yang sedang ku pikul
Bukan saatnya untuk menyerah..
Ku mulai bangkit
Ku mulai menguatkan diriku
Ku mulai mengatur diriku
Ku mulai lagi dari awal
Sebuah awal dari lembaran baru.
Ku kembali mengingat masa lalu
Masa lalu yang suram
Penuh dengan kesedihan
Masa lalu..
Canda dan tawa tak teringat olehku
Ku ingin menjadi seorang yang penuh dengan keceriaan
Ku ingin menjadi seorang yang memiliki banyak teman
Namun,, ku selalu terhalang
Terhalang dengan masa lalu yang suram itu
Kadang ku merasa tak ada gunanya lagi aku hidup
Sungguh menyakitkan hidup dengan masa lalu yang suram
Tidak ada gunanya berusaha..
Berusaha membutuhkan pengetahuan
Pengetahuan ada pada masa lalu..
Tapi sulit dengan masa lalu yang suram
Ku mulai tersadar..
Banyak hal yang harus ku kerjakan
Banyak tanggung jawab yang sedang ku pikul
Bukan saatnya untuk menyerah..
Ku mulai bangkit
Ku mulai menguatkan diriku
Ku mulai mengatur diriku
Ku mulai lagi dari awal
Sebuah awal dari lembaran baru.
Selasa, 05 November 2013
Pertemanan
Apa arti teman?
Teman adalah segalanya.
Teman selalu ada disaat kita membutuhkannya.
Dengan teman kita tidak merasa kesepian.
Teman kadang menyebalkan.
Teman kadang membuat kita tersenyum.
Semua itu terjadi...
Terjadi tanpa alasan yang jelas.
Akan tetapi, sebagian orang berpikir..
Teman bisa menusuk dari belakang.
Teman bisa memanfaatkan kita.
Dan apapun itu hal negatif yang muncul di benak kita.
Perlu kita ketahui...
Teman tidak selamanya baik, Kenapa?.
Karena dia juga punya kehidupan.
Karena dia juga ingin dirinya sukses.
Semua tergantung dari diri kita sendiri.
Bagaimana kita menilai seorang teman.
Bagaimana sikap kita terhadap teman.
Bagaimana kita membangun pertemanan.
Sebuah hubungan yang namanya PERTEMANAN.
Haruslah dijaga dengan baik.
Di dalam pertemanan tersimpan sebuah kenangan yang indah.
Yang mungkin akan membuat kita menangis di saat kita tua nanti.
Jagalah pertemanan kita.
Jangan sampai hanya dengan pertemanan, kita saling menghina.
Yang membangun pertemanan adalah sebuah kepercayaan.
Kepercayaan yang membuat kita saling mengerti.
Teman adalah segalanya.
Teman selalu ada disaat kita membutuhkannya.
Dengan teman kita tidak merasa kesepian.
Teman kadang menyebalkan.
Teman kadang membuat kita tersenyum.
Semua itu terjadi...
Terjadi tanpa alasan yang jelas.
Akan tetapi, sebagian orang berpikir..
Teman bisa menusuk dari belakang.
Teman bisa memanfaatkan kita.
Dan apapun itu hal negatif yang muncul di benak kita.
Perlu kita ketahui...
Teman tidak selamanya baik, Kenapa?.
Karena dia juga punya kehidupan.
Karena dia juga ingin dirinya sukses.
Semua tergantung dari diri kita sendiri.
Bagaimana kita menilai seorang teman.
Bagaimana sikap kita terhadap teman.
Bagaimana kita membangun pertemanan.
Sebuah hubungan yang namanya PERTEMANAN.
Haruslah dijaga dengan baik.
Di dalam pertemanan tersimpan sebuah kenangan yang indah.
Yang mungkin akan membuat kita menangis di saat kita tua nanti.
Jagalah pertemanan kita.
Jangan sampai hanya dengan pertemanan, kita saling menghina.
Yang membangun pertemanan adalah sebuah kepercayaan.
Kepercayaan yang membuat kita saling mengerti.
Senin, 24 Juni 2013
Perjalanan
Saat hujan semakin deras
Kususuri jalan langkah demi selangkah
Kuraba bajuku yang telah basah kuyup
Terasa Dingin udara menusuk
Sebentar ku menoleh kebelakang
Terlihat roda sejarah membentang
Angin kencang
Percikan hujan
Halilintar
Semuanya adalah terpaan kehidupan
Aku berharap reda akan tiba
Terang akan menjelma
Menjadikan hidup penuh makna
Angin Malam
Di kesepian malam aku sendiri
Termenung dibawah cahaya rembulan
Pucuk-pucuk daun meliuk indah
Mengikuti irama angin perlahan
Angin,, Aku menghargai kau menghiburku
Memang aku tidak ingin berlama-lama
Larut dengan gelapnya malam
Terombang-ambing oleh kelamnya awan
Angin,, Tolong katakan pada bintangku
Aku rindu dan berharap dia hadir disini
Dengan segala ketulusan cintanya
Aku perlu belaian sejuta kasihnya
Ingin aku menikmati indahnya malam ini
Dengan kehangatan peluk mesranya
Angin,, Untuk yang terakhir
Katakanlah padanya
Aku benci dengan kesendirian ini
Termenung dibawah cahaya rembulan
Pucuk-pucuk daun meliuk indah
Mengikuti irama angin perlahan
Angin,, Aku menghargai kau menghiburku
Memang aku tidak ingin berlama-lama
Larut dengan gelapnya malam
Terombang-ambing oleh kelamnya awan
Angin,, Tolong katakan pada bintangku
Aku rindu dan berharap dia hadir disini
Dengan segala ketulusan cintanya
Aku perlu belaian sejuta kasihnya
Ingin aku menikmati indahnya malam ini
Dengan kehangatan peluk mesranya
Angin,, Untuk yang terakhir
Katakanlah padanya
Aku benci dengan kesendirian ini
Selasa, 18 Juni 2013
Penyesalan
Aku...
Memendam rasa kepadanya
Yang telah tak bisa kumiliki
Bahkan tak bisa kudapatkan
Mungkin..
Ku tak perlu mengenalnya
Dan tidak pernah bertemu
Harusnya duniaku berbeda dengannya
Dan sekarang aku
Telah kehilangan dirinya
Betapa bodohnya aku
Membiarkan cinta itu menghilang
Hanya meninggalkan sebuah penyesalan
Memendam rasa kepadanya
Yang telah tak bisa kumiliki
Bahkan tak bisa kudapatkan
Mungkin..
Ku tak perlu mengenalnya
Dan tidak pernah bertemu
Harusnya duniaku berbeda dengannya
Dan sekarang aku
Telah kehilangan dirinya
Betapa bodohnya aku
Membiarkan cinta itu menghilang
Hanya meninggalkan sebuah penyesalan
Senin, 20 Mei 2013
Lupakan Kesendirian
Jangan membuat dirimu nyaman akan kesendirian
Kesendirian akan membuatmu menderita
Kesendirian itu tidak bermanfaat
Kesendirian hanya membuatmu berpikir kau tidak berguna
Lupakan kesendirian
Biasakanlah diri untuk menyapa
Menyapa keramaian di luar sana
Kau lebih berguna diluar sana
Kau dapat membuat orang tersenyum
Kau dapat membuat orang bahagia
Itu mungkin lebih bermanfaat
Daripada menyendiri dan memikirkan hal negatif
Namun, kau mungkin tidak tahu itu.
Kesendirian akan membuatmu menderita
Kesendirian itu tidak bermanfaat
Kesendirian hanya membuatmu berpikir kau tidak berguna
Lupakan kesendirian
Biasakanlah diri untuk menyapa
Menyapa keramaian di luar sana
Kau lebih berguna diluar sana
Kau dapat membuat orang tersenyum
Kau dapat membuat orang bahagia
Itu mungkin lebih bermanfaat
Daripada menyendiri dan memikirkan hal negatif
Namun, kau mungkin tidak tahu itu.
Saling Mengisi
Jika kau terus dalam kesendirian
Kau tidak akan tahu tentang sunia luar
Apa yang kau rasakan sekarang
Adalah cobaan yang diberikan tuhan
Cobaan yang akan berguna di masa yang akan datang
Kau merasa sendiri
Kau merasa kesepian
Tapi kau tidak tahu..
Seseorang butuh akan kehadiranmu
Jika kau pergi..
Kau akan membuatnya jadi orang yang kesepian
Layaknya dirimu..
Yang selalu merasa kesepian
Kau dan dirinya..
Dapat saling mengisi kekosongan hidup
Membuat kesepian sirna dari kehidupan kalian
Membuat kesenangan datang pada kalian
Saling mengisi kekurangan
Saling mengisi kekosongan dari kehidupan yang hampa ini.
Kau tidak akan tahu tentang sunia luar
Apa yang kau rasakan sekarang
Adalah cobaan yang diberikan tuhan
Cobaan yang akan berguna di masa yang akan datang
Kau merasa sendiri
Kau merasa kesepian
Tapi kau tidak tahu..
Seseorang butuh akan kehadiranmu
Jika kau pergi..
Kau akan membuatnya jadi orang yang kesepian
Layaknya dirimu..
Yang selalu merasa kesepian
Kau dan dirinya..
Dapat saling mengisi kekosongan hidup
Membuat kesepian sirna dari kehidupan kalian
Membuat kesenangan datang pada kalian
Saling mengisi kekurangan
Saling mengisi kekosongan dari kehidupan yang hampa ini.
Minggu, 19 Mei 2013
Kesedihanmu II
Dari mimik wajahmu terpancar keadaan dirimu..
Disaat dirimu sedih..
Disaat dirimu menangis..
Disaat dirimu senang..
Dirimu sering terlihat sedih.
Seringkali juga dirimu mengangis.
Apa yang terjadi ?
Ceritalah kepadaku.
Jika kau mendapat masalah...
Apakah menyendiri adalah solusinya ?
Jika sakit yang kau pendam terlalu berat.
Apakah menangis adalah satu-satunya jalan keluar ?
Perlu kau tahu.
Menyendiri itu hanya akan menambah berat masalah.
Perlu juga kau ketahui.
Menangis itu hanya membuat dirimu seperti orang bodoh.
Jika kau punya masalah..
Kau hanya perlu mencari solusi
Mencari titik permasalahan yang kau hadapi
Bukannya menyendiri.
Jika kau memendam sakit yang amat perih.
Kau bisa menumpahkannya pada selembar kertas kosong.
Tumpahkan semua rasa sakit yang ada.
Bukannya menangis.
Simpan air matamu...
Jangan kau sia-siakan air mata itu.
Simpan Kesedihanmu...
Jangan kau sia-siakan kesedihanmu.
Suatu saat kau akan mengerti..
Untuk apa air mata itu ada.
Suatu saat kau akan mengerti..
Untuk apa kesedihan itu ada.
Disaat dirimu sedih..
Disaat dirimu menangis..
Disaat dirimu senang..
Dirimu sering terlihat sedih.
Seringkali juga dirimu mengangis.
Apa yang terjadi ?
Ceritalah kepadaku.
Jika kau mendapat masalah...
Apakah menyendiri adalah solusinya ?
Jika sakit yang kau pendam terlalu berat.
Apakah menangis adalah satu-satunya jalan keluar ?
Perlu kau tahu.
Menyendiri itu hanya akan menambah berat masalah.
Perlu juga kau ketahui.
Menangis itu hanya membuat dirimu seperti orang bodoh.
Jika kau punya masalah..
Kau hanya perlu mencari solusi
Mencari titik permasalahan yang kau hadapi
Bukannya menyendiri.
Jika kau memendam sakit yang amat perih.
Kau bisa menumpahkannya pada selembar kertas kosong.
Tumpahkan semua rasa sakit yang ada.
Bukannya menangis.
Simpan air matamu...
Jangan kau sia-siakan air mata itu.
Simpan Kesedihanmu...
Jangan kau sia-siakan kesedihanmu.
Suatu saat kau akan mengerti..
Untuk apa air mata itu ada.
Suatu saat kau akan mengerti..
Untuk apa kesedihan itu ada.
Jumat, 17 Mei 2013
Tidak Berguna
Ditengah keramaian orang yang bekerja.
Ku duduk ditepi jalan.
Dari jauh ku menatap..
Menatap ke segermbolan orang.
Diriku bingung..
Mengapa hanya aku.?
Mengapa kepadaku.?
Mengapa ini terjadi.?
Begitu sulitnya kehidupan yang kujalani.
Tak kusangka kehidupanku seperti ini.
Kesengsaraan begitu dekat denganku.
Kehidupanku begitu rumit.
Lihatlah dirinya...
Senyuman kebahagiaan.
Kehidupan yang begitu menjanjikan.
Kesenangan begitu jauh darinya.
Apakah kehidupan ini dapat berubah.?
Apakah keajaiban akan daang kepadaku.?
Mungkin tidak..
Tidak untuk orang malas sepertiku.
Ku mulai berpikir..
Aku hidup untuk apa.?
Tak berguna bagi orang lain.
Seperti virus yang hanya merusak.
Ku duduk ditepi jalan.
Dari jauh ku menatap..
Menatap ke segermbolan orang.
Diriku bingung..
Mengapa hanya aku.?
Mengapa kepadaku.?
Mengapa ini terjadi.?
Begitu sulitnya kehidupan yang kujalani.
Tak kusangka kehidupanku seperti ini.
Kesengsaraan begitu dekat denganku.
Kehidupanku begitu rumit.
Lihatlah dirinya...
Senyuman kebahagiaan.
Kehidupan yang begitu menjanjikan.
Kesenangan begitu jauh darinya.
Apakah kehidupan ini dapat berubah.?
Apakah keajaiban akan daang kepadaku.?
Mungkin tidak..
Tidak untuk orang malas sepertiku.
Ku mulai berpikir..
Aku hidup untuk apa.?
Tak berguna bagi orang lain.
Seperti virus yang hanya merusak.
Penantian
Aku disini.
Disini menunggu..
Menunggu hal yang menurutku tak pasti.
Menunggu hal yang mustahil ku dapatkan.
Bersabar..
Hanya itu yang dapat kulakukan.
Agar aku dapat bertahan.
Bertahan untuk apa yang kutunggu
Aku bingung..
Bingung atas penantian yang tak kunjung usai.
Bingung mau berbuat apa.
Tak tahu arah yang ku tempuh.
Berharap..
Aku berharap tahu apa yang kutunggu.
Aku berharap penantian ini cepat berakhir.
Dan tak akan berhenti berharap.
Tapi ku tahu..
Ku tahu semua usaha yang kulakukan tak akan sia-sia.
Bermodalkan kesabaran, ku yakin pasti bisa.
Dan aku yakin bisa melewati semua ini, walau dengan bersusah payah.
Disini menunggu..
Menunggu hal yang menurutku tak pasti.
Menunggu hal yang mustahil ku dapatkan.
Bersabar..
Hanya itu yang dapat kulakukan.
Agar aku dapat bertahan.
Bertahan untuk apa yang kutunggu
Aku bingung..
Bingung atas penantian yang tak kunjung usai.
Bingung mau berbuat apa.
Tak tahu arah yang ku tempuh.
Berharap..
Aku berharap tahu apa yang kutunggu.
Aku berharap penantian ini cepat berakhir.
Dan tak akan berhenti berharap.
Tapi ku tahu..
Ku tahu semua usaha yang kulakukan tak akan sia-sia.
Bermodalkan kesabaran, ku yakin pasti bisa.
Dan aku yakin bisa melewati semua ini, walau dengan bersusah payah.
Dirimu
Aku tertarik pada seseorang.
Seseorang yang mungkin juga tertarik padaku.
Dan aku yakin akan hal itu.
Itu terlihat dari mata dan tingkah lakunya.
Hanya kau yang ada dipikiranku.
Aku tak tahu bagaimana.
Kau membuatu tak mengerti..
Rasanya hatiku tak menentu.
Tak bisa dipungkiri.
Kau menarik diriku.
menarik diriku secara perlahan.
Tanpa sadar akupun tak kuasa.
Sungguh..
Kau adalah orang yang dapat membuatku gila.
Gila akan sesuatu.
Sesuatu yang tak dapat kuungkapkan.
Kuungkapkan dengan kata-kata.
Seseorang yang mungkin juga tertarik padaku.
Dan aku yakin akan hal itu.
Itu terlihat dari mata dan tingkah lakunya.
Hanya kau yang ada dipikiranku.
Aku tak tahu bagaimana.
Kau membuatu tak mengerti..
Rasanya hatiku tak menentu.
Tak bisa dipungkiri.
Kau menarik diriku.
menarik diriku secara perlahan.
Tanpa sadar akupun tak kuasa.
Sungguh..
Kau adalah orang yang dapat membuatku gila.
Gila akan sesuatu.
Sesuatu yang tak dapat kuungkapkan.
Kuungkapkan dengan kata-kata.
Pencapaian
Mencapai suatu hal tidaklah mudah.
Mencapai suatu hal tidak seperti mudahnya berkata-kata.
Mencapai itu butuh proses.
Proses yang tidak cepat, namun tepat.
Kita harus belajar bersabar disituasi apapun.
Dalam mencapai sesuatu, resiko pasti ada.
Resiko yang berat, tidak banyak orang sukses mengatasinya.
Karena termakan oleh nafsu yang haus akan pencapaian.
Jangan melakukan segala cara.
Segala cara agar suatu hal itu tercapai.
Karena itulah yang membuat seseorang hancur.
Hancur dalam proses pencapaian itu.
Mencapai sesuatu harus dengan proses yang sulit.
Proses ini yang dapat menjadikan keyakinan melemah.
Melemah dengan pemikiran negatif, negatif akan sulitnya proses itu.
Tanpa sadar, keyakinannya melemah akibat ulahnya sendiri.
Namun..
Solusi ada di setiap masalah.
masalah apapun dapat diatasi.
Diatasi dengan keyakinan yang kuat.
Keyakinan bahwa semua ini akan berakhir.
Keyakinan bahwa nafsu tidak akan menyelesaikan masalah.
Orang yang yakin dengan sepenuh hati.
akan ditunjukkan jalan terbaik.
jalan untuk melalui proses yang sulit itu.
melewatinya tanpa ia sadari.
keyakinannya akan didorong oleh hati yang tulus.
Dengan pemikiran positif yang akan menambah kekuatan keyakinannya.
Tanpa terasa dirinya telah mencapai suatu hal yang dinginkannya.
Mencapai suatu hal tidak seperti mudahnya berkata-kata.
Mencapai itu butuh proses.
Proses yang tidak cepat, namun tepat.
Kita harus belajar bersabar disituasi apapun.
Dalam mencapai sesuatu, resiko pasti ada.
Resiko yang berat, tidak banyak orang sukses mengatasinya.
Karena termakan oleh nafsu yang haus akan pencapaian.
Jangan melakukan segala cara.
Segala cara agar suatu hal itu tercapai.
Karena itulah yang membuat seseorang hancur.
Hancur dalam proses pencapaian itu.
Mencapai sesuatu harus dengan proses yang sulit.
Proses ini yang dapat menjadikan keyakinan melemah.
Melemah dengan pemikiran negatif, negatif akan sulitnya proses itu.
Tanpa sadar, keyakinannya melemah akibat ulahnya sendiri.
Namun..
Solusi ada di setiap masalah.
masalah apapun dapat diatasi.
Diatasi dengan keyakinan yang kuat.
Keyakinan bahwa semua ini akan berakhir.
Keyakinan bahwa nafsu tidak akan menyelesaikan masalah.
Orang yang yakin dengan sepenuh hati.
akan ditunjukkan jalan terbaik.
jalan untuk melalui proses yang sulit itu.
melewatinya tanpa ia sadari.
keyakinannya akan didorong oleh hati yang tulus.
Dengan pemikiran positif yang akan menambah kekuatan keyakinannya.
Tanpa terasa dirinya telah mencapai suatu hal yang dinginkannya.
Kamis, 16 Mei 2013
Kenangan di Rumah
Rumah..
Tempat tinggal yang tidak asing.
Tempat dimana kita dibesarkan dengan penuh kasih sayang.
Tempat yang paling mempengaruhi karakteristik seseorang.
Tempat dimana kita mulai belajar, belajar berjalan, belajar berbicara.
Kenangan yang paling terindah yang pernah kita dapat.
Menyenangkan..
Suasana saat berkumpul bersama keluarga.
Tak akan terlupakan senyuman mereka.
Memori yang tak akan terhapus, bagaimana pun kau mencoba.
Tapi jangan salah..
Rumah pasti kau tinggalkan.
Tinggalkan untuk mencari pengalaman.
Pengalaman sebagai bekal untuk masa depan.
Jangan lupa satu hal..
Duka..
Rumah tempat yang juga memiliki duka.
Duka yang mungkin kau tak bisa lupakan.
Memori terburuk yang kau dapat sepanjang sejarah hidup.
Tempat tinggal yang tidak asing.
Tempat dimana kita dibesarkan dengan penuh kasih sayang.
Tempat yang paling mempengaruhi karakteristik seseorang.
Tempat dimana kita mulai belajar, belajar berjalan, belajar berbicara.
Kenangan yang paling terindah yang pernah kita dapat.
Menyenangkan..
Suasana saat berkumpul bersama keluarga.
Tak akan terlupakan senyuman mereka.
Memori yang tak akan terhapus, bagaimana pun kau mencoba.
Tapi jangan salah..
Rumah pasti kau tinggalkan.
Tinggalkan untuk mencari pengalaman.
Pengalaman sebagai bekal untuk masa depan.
Jangan lupa satu hal..
Duka..
Rumah tempat yang juga memiliki duka.
Duka yang mungkin kau tak bisa lupakan.
Memori terburuk yang kau dapat sepanjang sejarah hidup.
Ketenangan
Apa yang kubutuhkan saat ini.
Apa yang kupikirkan.
Ketenangan...
Ya ketenangan.
Gelisah...
Aku Gelisah.
Gelisah terhadap sesuatu.
Sesuatu yang tak bisa kulupakan.
Bodoh..
Kenapa aku bisa terjebak.
Terjebak dalam perasaan.
Perasaan yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Selalu..
Selalu saja rasa ini menghantuiku.
Seperti ingin menguasai diriku.
Membuatku tak berdaya.
Kadang..
Kadang rasa ini menguasai diriku.
Mengendalikan diriku.
Aku tak dapat berbuat apa-apa.
Seperti Sampan..
Sampan yang terjebak ditengah lautan.
Sampan yang dimainkan oleh ombak.
Sampan yang hanya bergantung pada angin, angin yang membawanya pergi entah kemana.
Apa yang kupikirkan.
Ketenangan...
Ya ketenangan.
Gelisah...
Aku Gelisah.
Gelisah terhadap sesuatu.
Sesuatu yang tak bisa kulupakan.
Bodoh..
Kenapa aku bisa terjebak.
Terjebak dalam perasaan.
Perasaan yang tak pernah kurasakan sebelumnya.
Selalu..
Selalu saja rasa ini menghantuiku.
Seperti ingin menguasai diriku.
Membuatku tak berdaya.
Kadang..
Kadang rasa ini menguasai diriku.
Mengendalikan diriku.
Aku tak dapat berbuat apa-apa.
Seperti Sampan..
Sampan yang terjebak ditengah lautan.
Sampan yang dimainkan oleh ombak.
Sampan yang hanya bergantung pada angin, angin yang membawanya pergi entah kemana.
Langganan:
Postingan (Atom)